Sikapi Jokowi Menang, GNPF Sebut Rizieq Tampung Masukan Ulama

CNN Indonesia | Selasa, 02/07/2019 07:15 WIB
Sikapi Jokowi Menang, GNPF Sebut Rizieq Tampung Masukan Ulama Imam besar FPI Rizieq Shihab belum beri arahan usai putusan MK soal pilpres 2019. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak menyatakan bahwa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab belum mengambil sikap usai gelaran Pilpres 2019. Rizieq disebut masih menampung berbagai masukan.

Sebelumnya, KPU telah menetapkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019 usai Mahkamah Konstitusi menolak permohonan sengketa Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Sampai hari ini arahan dan sikap Habib Rizieq belum menyatakan sikap apa pun," ucap Yusuf saat menghubungi CNNIndonesia.com, Senin (1/6).


Yusuf menampik sejumlah tokoh ormas Islam yang menyebut Rizieq telah menerima putusan MK dan hasil Pilpres 2019. Dia menegaskan bahwa Rizieq masih menampung masukan dari berbagai ulama ihwal sikap yang akan diambil.

"Beliau (Rizieq Shihab) sedang mempertimbangkan masukan dari berbagai ulama di berbagai daerah di mana saat ini para ulama dan umat dalam kondisi yang belum bisa menerima," kata Yusuf.


Yusuf pun membantah kabar Rizieq, GNPF Ulama, dan juga Persaudaraan Alumi 212 berniat menggelar Ijtima Ulama IV dalam waktu dekat. Yusuf tegas menyatakan kabar tersebut tidak benar. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan ijtima akan dihelat kembali.

"Agar bisa menjadi pegangan buat umat, mungkin saja di putuskan melalui sarana ijtima,"

Begitu pula dengan GNPF Ulama. Yusuf mengatakan pihaknya masih mengamati perkembangan situasi. Pula, menampung masukan dari berbagai kalangan khususnya alim ulama. GNPF Ulama sendiri juga tidak akan bubar dalam waktu dekat meski Pilpres 2019 sudah usai.


Sebelumnya, GNPF Ulama merupakan kelanjutan dari GNPF Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dibentuk Ustaz Bachtiar Nasir pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. GNPF MUI, kala itu, vokal menentang sikap Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang akhirnya divonis bersalah melakukan penistaan agama.

GNPF MUI kemudian berganti nama menjadi GNPF Ulama. Struktur kepengurusan pun berubah seirama dengan pergantian nama. Pada Pilpres 2019, GNPF Ulama secara resmi mendukung Prabowo-Sandi.

"Jadi, kita GNPF Ulama akan tetap sabar menanti dan membaca situasi yang terbaik dalam kondisi seperti saat ini," tutur Yusuf.

[Gambas:Video CNN] (bmw/DAL)