Polisi Belum Tahan Penghina Jokowi Mumi 'The New Firaun'

CNN Indonesia | Rabu, 03/07/2019 16:49 WIB
Polisi Belum Tahan Penghina Jokowi Mumi 'The New Firaun' Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Frans Barung. (CNNIndonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi belum menetapkan IF (44), perempuan asal Kalipucing Sanankulon, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, sebagai tersangka penghina Presiden Joko Widodo. Polisi juga belum menahan IF yang diduga telah mengunggah foto mumi berwajah Jokowi dengan keterangan 'The New Firaun.' 

IF merupakan pemilik akun facebook 'Aida Konveksi' yang memposting unggahan bernada penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi ahli, sebagai bukti dalam kasus tersebut sehingga belum menetapkan IF sebagai tersangka.


"Polisi masih memeriksa saksi ahli. Setelah itu kami gelar kemudian kami ambil sikap," kata Barung, saat dikonfirmasi, Rabu (3/7).

Sejumlah saksi ahli yang dimintai keterangan oleh kepolisian itu kata Barung, yakni ahli Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), ahli bahasa, dan ahli pidana.

"Ahli ITE, ahli bahasa, dan ahli pidana," kata dia.

Ida diperiksa sejak Senin (1/7) 23.30 WIB malam, dan kini telah dipulangkan dari Markas Polisi Resor Kota Blitar, dan tak dilakukan penahanan, lantaran masih berstatus saksi.
Akun Facebook Aida Konveksi, mengunggah gambar mumi berwajah Presiden Jokowi dengan caption 'The New Firaun'.

Tak hanya itu, IF juga memposting gambar anjing memakai baju kebesaran Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Ia juga menuliskan caption 'Iblis Berwajah Anjing'.

Hasil pemeriksaan sementara, kata Barung, IF telah mengakui bahwa postingan bernada penghinaan terhadap Presiden Jokowi itu memang benar dibuat olehnya. Namun ia menyebut dirinya hanya membagikan ulang atau meneruskan gambar tersebut.
[Gambas:Video CNN] (frd/ugo)