DKI Siaga Kekeringan, BPBD Siap Pasok Air Bersih untuk Warga

CNN Indonesia | Jumat, 05/07/2019 16:14 WIB
DKI Siaga Kekeringan, BPBD Siap Pasok Air Bersih untuk Warga Ilustrasi kekeringan akibat musim kemarau. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha).
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta siaga kekeringan pada musim kemarau ini. Meski bakal memasok air bersih, BPBD DKI tetap mengimbau agar warga bijak dalam memanfaatkan air.

"Kami imbau agar masyarakat menggunakan air dengan bijak dan seperlunya. Hemat air saat musim kemarau ini," ujar Kepala BPBD DKI Jakarta Subejo di Jakarta, Jumat (5/7), mengutip Antara.

Berdasarkan kasus pada tahun sebelumnya, ancaman kekeringan kerap terjadi di wilayah Jakarta Utara. Sedangkan potensi kebakaran terjadi dari pembakaran ilalang dan sampah yang memicu kebakaran besar.


Sejauh ini BPBD belum menerima laporan terkait wilayah yang mengalami kesulitan air akibat dampak kemarau di DKI Jakarta.

"Saya cek staf untuk periksa dan monitoring (wilayah kesulitan air)," kata dia.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat memperkirakan puncak musim kemarau di wilayah DKI Jakarta akan berlangsung pada bulan September 2019. Karenanya semua wilayah di Ibu Kota harus bersiap mengatasi kekeringan.

BMKG mencatat selama dua bulan musim kemarau ini, sudah ada wilayah yang melaporkan kesulitan air. Salah satu wilayah yang dilaporkan sudah berstatus siaga kekeringan adalah Jakarta Utara.

Pasok Air

Mengenai siaga kekeringan ini, BPBD DKI Jakarta sendiri menyatakan kesiapannya untuk memasok air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

"Kami akan memasok kebutuhan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan," ujar Subejo.

Subejo mengatakan pemasokan air bersih akan dilakukan dengan menyiagakan mobil tanki air untuk kemudian didistribusikan ke warga yang membutuhkan.

Menurut dia, tangki air bersih dengan kapasitas 2.500, 4.000 dan 10.000 liter sudah bisa diterjunkan apabila terdapat laporan warga yang kekurangan air bersih.

"Bisa dimanfaatkan kalau memang dibutuhkan saat kekeringan," kata dia.

BPBD juga akan berkoordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jaya sebagai pemasok air bersih di seluruh wilayah di Jakarta. Ini dilakukan sebagai bagian antisipasi kekurangan air bersih.

"Kami akan pasok air bersih dengan berkoordinasi juga dengan PDAM untuk mengantisipasi kekurangan air bersih," katanya.

[Gambas:Video CNN] (Antara/osc)