Tekan Polusi, Anies Instruksikan Tiap Acara Pakai Baterai PLN

CNN Indonesia | Jumat, 05/07/2019 15:08 WIB
Anies Baswedan akan menginstruksikan setiap penyelenggara acara di DKI untuk menggunakan generator baterai milik PLN. Tujuannya, mengurangi polusi udara. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (CNN Indonesia/Ryan Hadi Suhendra0.
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan gencar membuat regulasi untuk menekan angka polusi udara. Rencananya, Anies bakal memerintahkan penggunaan baterai untuk mengganti generator yang selalu dipakai dalam tiap acara maupun event besar di Ibu Kota.

"Selama ini (setiap acara) menggunakan generator diesel yang membuang asap, polusi udara tinggi, itu akan diwajibkan untuk menggunakan baterai dan PLN sudah memiliki baterai itu," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Jumat (5/7).

Penggantian generator diesel di sebuah event biasanya menimbulkan residu berupa asap. Pergantian dengan penggunaan baterai bisa menekan angka polusi tersebut.


"Jadi tinggal gunakan (baterai) PLN,'' jelas dia.
Selain mengganti generator diesel dengan generator baterai, Anies juga bakal menambah kebijakan penggantian bus di Ibu Kota. Bus-bus yang masih mengeluarkan asap bakal diganti agar bisa meminimalisir polusi yang dihasilkan.

Anies mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah pengadaan bus tanpa polusi di Badan Penyelenggara Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta.

"Lalu bus-bus kita yang hari ini mengeluarkan asap polusi yang luar biasa tinggi sedang dalam proses untuk pergantian," jelas Anies.

Pada tahap pertama, pengadaan akan dilakukan dengan ukuran sedang dan dimulai pada tahun 2019.
Sebelum dua kebijakan ini diwacanakan, Anies juga sempat mewajibkan kendaraan mengikuti uji emisi di Ibu Kota.

"Nanti harapannya kendaraan-kendaraan yang merusak kualitas udara kita nanti diganti dengan yang baru dan ini harapannya 2019 ini kita akan selesaikan," kata dia.

Pelaksana tugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Andono Warih, sebelumnya, menyatakan angka polusi udara di Jakarta paling banyak disumbangkan oleh transportasi sekitar 75 persen. Sisanya, polusi udara disumbangkan oleh aktivitas industri dan domestik.

"75 persen itu transportasi selebihnya ya aktivitas industri dan domestik. Kita juga berkontribusi jangan lupa. Tapi utamanya kalau Jakarta transportasi," kata dia.

[Gambas:Video CNN] (ctr/osc)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK