Hal itu disampaikan Andi untuk merespons mantan Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak yang menilai lebih baik rekonsiliasi juga dilakukan dengan memulangkan Rizieq dari Mekkah ke Indonesia.
"Tidak relevan. Saya tidak setuju kriminalisasi Habib Rizieq. Tapi menukar guling [rekonsiliasi] dengan Rizieq Shihab tidak relevan. Apa konteksnya?" Kata Andi saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta, Minggu (7/7).
Andi mencurigai permintaan untuk memulangkan Rizieq sebagai kepentingan pribadi dari Dahnil semata. Ia mengatakan pemulangan Rizieq sebagai syarat rekonsiliasi tak ada hubungannya dengan kondisi politik di tanah air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Andi menghendaki implementasi rekonsiliasi lebih pada situasi mencairnya kebatinan antara kubu Prabowo Subianto dan Joko Widodo ketimbang harus membagi-bagi jatah menteri atau jabatan publik lainnya.
Ia pun berharap kelak tetap ada kelompok yang menjadi oposisi bagi Jokowi-Ma'ruf di periode pemerintahannya mendatang.
Rizieq Shihab selaku salah satu tokoh oposisi yang kerap mengkritik kebijakan pemerintah hingga kini masih bertahan di Mekkah, Arab Saudi.
Rizieq tak kunjung pulang seiring meningkatnya tensi konstelasi politik di dalam negeri. Kini, usai pilpres 2019, nasib Rizieq belum ada yang bisa menerka. Dia masih memilih bertahan di Arab Saudi.
![]() |
