Hal itu disampaikan Ryamizard dalam acara silaturahmi dengan Forum Rekat Anak Bangsa di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (9/7).
Ryamizard menyebut Rizieq sering menjalin komunikasi dan beberapa kali bertandang ke rumahnya di kawasan Cijantung, Jakarta Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ryamizard mengaku menolak ajakan Rizieq karena merasa tak enak.
"Jadi, waktu ramai-ramai itu, yang [massa] berapa juta itu, habib pernah telepon saya, 'Bang ke sini'. Lalu saya bilang, 'ya nanti aja lah, enggak enak. Masa, datang sendiri'," kata Ryamizard menirukan percakapan dengan Rizieq.
Imam besar FPI Rizieq Shihab. (REUTERS/Raisan Al Farisi/Pool) |
Ryamizard mengatakan sampai saat ini dirinya, Prabowo, dan SBY tetap bersahabat meskipun memiliki pandangan politik berbeda.
"Itu banyak teman-teman saya di 02. Enggak apa-apa, namanya demokrasi. Enggak ada dendam-dendaman. Saya di Jokowi, masa saya jadi menteri ke sana [02], ya mengkhianati namanya," kata Ryamizard.
Menurutnya, tak baik orang yang terus menerus menyimpan benci dan dendam antar sesama.
"Saya ingin kita seperti itu, saya bilang dengan teman-teman saya, jangan benci-benci dengan teman-teman kamu, jangan sampai nanti mati kita bawa dendam. Buanglah dendam," ujar Ryamizard di hadapan peserta silaturahmi Forum Rekat Anak Bangsa.
Forum Rekat Anak Bangsa sendiri terdiri dari berbagai elemen kelompok masyarakat. Acara itu dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti Ketua Forum Betawi Rempug (FBR) Luthfi Hakim, Habib Umar Al Hamid, Presidium Alumni 212 Aminudin hingga Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.
[Gambas:Video CNN] (rzr/wis)
Imam besar FPI Rizieq Shihab. (REUTERS/Raisan Al Farisi/Pool)