Gelombang Sangat Berbahaya Melanda Perairan Aceh-Banten

CNN Indonesia | Rabu, 17/07/2019 09:43 WIB
Gelombang Sangat Berbahaya Melanda Perairan Aceh-Banten Ilustrasi gelombang tinggi. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat pesisir dan yang akan melaut terkait potensi gelombang tinggi yang akan terjadi sejak hari ini, Rabu (17/7) hingga Sabtu (20/7).

"Dimohon kepada masyarakat yang akan melaut dan tinggal dan beraktivitas di pesisir atau area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada," tulis BMKG lewat akun twitter resmi @infoBMKG, Rabu (17/7).

Adapun wilayah yang masuk dalam kategori gelombang tinggi sangat berbahaya (4 hingga 6 meter) adalah Perairan Utara Sabang, Samudera Hindia Barat Aceh hingga Simuelue, dan Samudera Hindia Barat Enggano hingga Selatan Banten.


Adapun wilayah yang masuk dalam kategori gelombang tinggi berbahaya (2,5 hingga 4 meter) di antaranya perairan Sabang-Banda Aceh, Barat Aceh-Kepulauan Mentawai, Bengkulu-Barat Lampung, Selat Sunda Selatan, Selatan Jawa-Pulau Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas Selatan, Selatan Pulau Sawu-Pulau Rotte, Laut Sawu-Selatan NTT, Wakatobi, Laut Banda, dan Laut Arafuru Tengah.


BMKG menjelaskan gelombang tinggi tersebut terjadi akibat Tropical Storm 'Danas' 994 hPa di perairan utara Filipina. Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan 4 hingga 25 knot. Sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari Timur-Tenggara dengan kecepatan 4-25 knot.



Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Bengkulu-Enggano, Perairan Barat Lampung, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga Selatan Barat, Laut Natuna Utara dan Laut Banda.

[Gambas:Video CNN]

(dal/DAL)