Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengatakan pemilik senjata api harus menjalani pemeriksaan psikologis setiap enam bulan sekali.
"Ya, betul. Setiap periode diperiksa senjatanya, pelurunya, dan orangnya," kata Asep saat dikonfirmasi, Jumat (26/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, mereka harus mengantongi rekomendasi dari pimpinannya yang menjelaskan seseorang layak atau tidak memegang senjata api.
Terakhir, apabila anggota tersebut lolos semua ujian, maka akan dilihat rekam jejaknya atau track record.
"Kita lihat track record-nya jika yang bersangkutan lulus semua tahap tetapi track record-nya buruk misalnya berperilaku buruk, kekerasan kepada masyarakat maka tidak boleh memegang senjata api," kata Asep.
Hal ini terkait kasus penembakan Brigadir berinisial RT kepada Bripka Rachmat Effendi di Polsek Cimanggis, Depok. Peristiwa penembakan polisi itu terjadi pada Kamis (25/7) malam di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Cimanggis.
Suasana Mapolsek Cimanggis, Depok, lokasi penembakan polisi oleh rekannya sendiri. (CNNIndonesia/Ryan Hadi Suhendra) |
"Ini kan kasuistis kalau dia sudah memenuhi syarat memegang senpi berarti dia layak ya, tetapi dalam kasus ini mungkin ada kondisi-kondisi yang dia juga lepas kontrol," tuturnya.
Insiden ini dipicu oleh kekesalan Brigadir RT karena permintaannya tak dituruti. Dia meminta Rachmat agar melepaskan seorang pelaku tawuran berinisial FZ dan menyerahkan pembinaan kepada orang tuanya. Brigadir RT sendiri merupakan paman dari FZ.
Bripka Rahmat yang merupakan anggota Samsat Polda Metro Jaya menolak permintaan itu sambil menjelaskan bahwa proses sedang berjalan.
Mendengar hal tersebut, Brigadir RT naik pitam. Ia kemudian mengambil senjata dan menembak Rahmat. Berdasarkan informasi yang didapatkan senjata api itu jenis HS 9.
Korban Bripka Rahmat langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diotopsi. Sementara pelaku dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan.
[Gambas:Video CNN] (gst/pmg)
Suasana Mapolsek Cimanggis, Depok, lokasi penembakan polisi oleh rekannya sendiri. (CNNIndonesia/Ryan Hadi Suhendra)