Dua surat telegram itu yakni Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2023/VIII/KEP./2019 bertanggal 2 Agustus 2019 dan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2024/VIII/KEP./2019 bertanggal 2 Agustus 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2023/VIII/KEP./2019 itu tertuang soal rotasi jabatan Komandan Korps Brigade Mobil (Dankor Brimob). Irjen Pol Ilham Salahudin yang menjabat sebagai Dankor Brimob dirotasi menjadi Kapolda Kalimantan Tengah.
Ilustrasi Brimob. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi) |
"Untuk Dankor Brimob, sebagai penghargaan atas keberhasilan beliau memimpin pasukan dalam pengamanan Pemilu di wilayah dan pengamanan Pemilu di Ibu Kota," tutur Dedi.
Kemudian, Wakapolda Kalimantan Barat Brigjen Pol Sri Handayani diangkat menjadi Kepala Biro Perawatan Personel Staf Sumber Daya Manusia (Karowatpers SSDM) Polri. Ia digantikan oleh Brigjen Pol Imam Sugianto yang sebelumnya menduduki jabatan sebagai Karobinops Sops.
Sedangkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2024/VIII/KEP./2019 terdapat sejumlah rotasi jabatan di lingkungan Polda Metro Jaya.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar dirotasi menjadi Kepala Subdirektorat Manajemen Operasional dan Rekayasa Lalu Lintas Direktorat Keamanan dan Keselamatan Korps Lalu Lintas Polri.
Kapolres Jaksel Indra Jafar dimutasi ke Korlantas Polri. (CNN Indonesia/Setyo Aji Harjanto) |
Kemudian, Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradri diangkat sebagai Kapolresta Pontianak. Posisi Ade digantikan oleh AKBP Dedy Murti Haryadi yang sebelumnya menjabat Kepala Subdirektorat I Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
(mts/arh)
Ilustrasi Brimob. (
Kapolres Jaksel Indra Jafar dimutasi ke Korlantas Polri. (