Salah satu warga, Akbar, mengatakan bahwa jumlah penduduk yang mengungsi mencapai sekitar 250 orang. Setelah tiba di lokasi mengungsi, kondisi warga jauh lebih tenang.
"Kondisi sudah lebih kondusif. Tadi warga langsung bubaran. Kami semua langsung ke titik pengungsian pas gempa," ujar Akbar kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, tempat yang dijadikan pengungsian sementara ini merupakan arahan dari pejabat setempat. Beberapa pengungsi lainnya menetap di rumah saudara dan lapangan di dekat kawasan itu.
BMKG mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa. Mereka akan menunggu hingga pukul 21.35 WIB.
"Saat ini kami masih terus memantau. Sebetulnya diperkirakan kedatangan tsunami sekitar pukul 19.35 WIB. Namun, karena fenomena alam banyak yang tidak pasti, banyak yang kompleks, SOP yang ada mewajibkan kita menunggu hingga dua jam dari [taksiran] kedatangan [gelombang] terakhir," ujar Kepala BMKG, Dwikorta Karnawati.
Ia kemudian berkata, "Kita harus tunggu perkembangan paling tidak sampai 21.35 WIB." (aud/has)