Istana Merdeka Heningkan Cipta usai Gempa Banten

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 02/08/2019 21:12 WIB
Istana Merdeka Heningkan Cipta usai Gempa Banten Istana Merdeka dipenuhi orang dalam acara pagelaran wayang kulit 74 tahun Indonesia Merdeka, Jumat (2/8) malam. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengajak semua yang hadir dalam pagelaran wayang kulit 74 tahun Indonesia Merdeka, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (2/8) malam, untuk mengheningkan cipta sejenak usai gempa yang terjadi di wilayah Banten.

Gempa dengan magnitudo 7,4 yang berpusat di sekitar Banten itu terasa hingga wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Marilah kita berdoa sejenak semoga tidak ada korban. Dan semuanya tertangani dengan baik. Semoga warga tidak ada satu pun yang menjadi korban," kata Pratikno seraya mengajak semua pihak mengheningkan cipta.


Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo sudah hadir di pagelaran wayang kulit yang mengangkat lakon 'Kresno Jumeneng Ratu atau Kresna Menjadi Raja', saat Pratikno mengajak mengheningkan cipta.


Pratikno mengatakan pagelaran wayang kulit di Istana Merdeka dihelat dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan ke-74 RI. Ia menyatakan rangkaian Hari Kemerdekaan dimulai dengan acara 'Batik Kemerdekaan' di Stasiun MRT Bundaran HI.

"Disambung Doa Kebangsaan dan hari ini disambung pagelaran wayang kulit oleh Ki Manteb Soedharsono. Ingat slogan beliau, 'pancen oye'," ujarnya.

Pratikno menyebut selain Ki Manteb, sejumlah seniman juga akan mengisi acara malam ini. Mereka antara lain Butet Kartaredjasa, Den Baguse Ngarso, Kirun, Soimah, Cak Lontong, Didi Kempot, Akbar, Edo Kondologit, dan Endah Laras.

Sebelumnya gempa terjadi dan berlokasi pada 7.54 Lintang Selatan, 104.58 Bujur Timur atau pada 147 km Barat daya Sumur, Banten, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tersebut berpotensi tsunami.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyatakan peringatan tsunami setelah gempa Banten ditunggu hingga pukul 21.35 WIB.

[Gambas:Video CNN] (fra/rea)