"Latihan dan simulasi bencana harus sampai menyentuh tingkat paling bawah, yaitu tingkat keluarga. Termasuk juga kepada anak anak sekolah sekolah," ucapnya saat meninjau lokasi dampak gempa di Desa Panjang Jaya, Pandeglang, Sabtu (3/8).
Lebih lanjut, Doni mengatakan bahwa latihan seperti itu harus diinisiasi oleh pemerintah daerah setempat dan menjadi sebuah kewajiban rutin. Bagaimana pun, kata Doni, gempa dan tsunami merupakan peristiwa berulang yang sewaktu waktu dapat muncul kapan saja, tanpa ada yang bisa memprediksi kapan datangnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan libatkan masyarakat secara luas," ujar Egy Massadiah, selaku Staf Khusus Kepala BNPB.
[Gambas:Video CNN] (agn/fea)