Dilema Pohon Sengon di Balik Listrik Padam

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 06/08/2019 14:21 WIB
Polri menyebut pemadaman listrik terjadi karena pohon tinggi di sekitar PT PLN UPT Ungaran. Sementara Kominfo menyatakan hoaks soal pohon yang jadi penyebabnya. Petugas PLN melakukan perbaikan jaringan listrik di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (12/10). (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menjelaskan penyebab utama pemadaman listrik di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah. 

Dedi mengatakan sejumlah pohon di sekitar PT PLN UPT Ungaran diduga menjadi penyebabnya. Ketinggian pohon di sana melebihi 8,5 meter. Hal itu berdasarkan penelusuran Polda Jawa Tengah, dan telah mewawancarai empat petugas UPT.

Di sekitar tempat kejadian perkara, tepatnya di Tower Transmisi 434 dan 435 terdapat sejumlah pohon yang ditebang. Lokasi itu juga telah diberikan garis polisi.


"Didapati memang ada beberapa pohon yang ditebang yang langsung berada di bawah jaringan tegangan super tinggi. Kemudian dikroscek dari petugas mereka menyebutkan salah satu faktor penyebabnya adalah pohon ini, karena ada batas maksimal pohon itu kalau langsung di bawah tegangan super tinggi itu 8,5 meter," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (6/8).


Dedi menjelaskan pohon yang tingginya melebihi 8,5 meter akan mengakibatkan flash atau lompatan listrik sehingga mengganggu jalur transmisi. Trafo yang terganggu mengalami kerusakan sehingga butuh proses cukup lama untuk memperbaiki trafo dan jaringannya.

"Sudah ada sementara empat orang saksi atau petugas, ini belum diminta keterangan secara projusticia ya baru interviu dan wawancara, untuk mengetahui penyebab utama terjadinya black out," tuturnya.

Pohon tinggi itu pun diketahui berada di tanah PLN.

"Punya PLN karena itu jalur tegangan super tinggi dan sangat berbahaya kalau masyarakat ada di bawah jaringan tersebut," ucapnya.

Listrik Padam di Sebagian Jawa, Polisi Salahkan PohonSejumlah warga terkena dampak gangguan listrik sejak Minggu (4/8) hingga sehari berikutnya. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Meski demikian, kata Dedi, tim pusat masih melakukan investigasi lebih lanjut.

"Ini dugaan sementara, kita masih menunggu investigasi secara komprehensif, karena ada beberapa faktor yang bisa jadi penyebab faktor alam, human eror atau manusia, faktor teknis dan faktor lainnya masih didalami. Hasilnya apa nanti akan disampaikan," tuturnya.

Di sisi lain, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan penyebab listrik padam karena pohon adalah hoaks. Hal itu berdasarkan keterangan pihak Perusahan Listrik Negara (PLN).

Dalam situs resminya, Kominfo menulis artikel berjudul "[HOAKS] Listrik Mati Massal karena Pohon Sengon di Ungaran-Pemalang".

Keterangan resmi PLN menyebutkan pemadaman listrik terjadi karena ada dua gangguan yang terjadi bersamaan, yaitu gangguan pada transmisi SUTET 500 kV di Ungaran-Pemalang, Jawa Tengah, dan gangguan pada turbin gas di PLTU Cilegon, Banten. 


Listrik padam di sejumlah wilayah Jakarta dan sebagian Banten, Jawa Barat, serta Jawa Tengah, pada Minggu (4/8). Bahkan beberapa wilayah masih padam hingga Senin (5/8) pagi.

PLN menjelaskan listrik mati karena ada gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV. Hal ini mengakibatkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan.

Akibatnya, seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa mengalami gangguan (trip). Aliran listrik kemudian padam di wilayah Jabodetabek, sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah. Listrik padam di wilayah Jabodetabek sendiri terjadi mulai pukul 11.48 WIB.

Selain itu, pemadaman listrik di wilayah lainnya termasuk Jawa Barat disebabkan karena gangguan transmisi Sutet 500 kV. Area yang terdampak listrik padam ini antara lain Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi, dan Bogor.

Saat ini PLN terus memaksimalkan upaya perbaikan dengan meningkatkan pasokan aliran listrik dari sejumlah pembangkit. Peningkatan pasokan tersebut salah satunya dilakukan untuk mengamankan pasokan listrik di Jakarta.


[Gambas:Video CNN] (gst/pmg)