Yenti menyebut ada enam kelompok yang dibentuk dalam seleksi yang berlangsung sejak kemarin sampai hari ini, Jumat (8/8).
"Jadi seperti kemarin yang saya sampaikan, nanti ada simulasi kelompok, kemudian wawancara-wawancara," ujar Yenti di Gedung Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jumat (9/8)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti kami lihat beberapa (penilaiannya), yang akan tanya bagaimana-bagaimananya. Kan enggak mungkin sempurna. Itu lah yang dikerjakan pansel," tuturnya.
Yenti sendiri menargetkan pada 30 Agustus nanti sudah ada 10 nama calon pimpinan KPK yang lolos tes. Namun, ia mengaku tak akan mengumumkan 10 nama yang lolos tersebut.
Selanjutnya pada 2 September Pansel Capim KPK akan menyerahkan 10 itu ke Presiden Joko Widodo.
Sebelumnya, anggota Pansel Capim KPK Hendardi menyatakan lewat tes profil asesmen ini akan disaring sebanyak 20 nama dari 40 peserta yang tersisa.
"40 peserta untuk 2 hari ini. Tanggal 23 Agustus baru diumumkan kelulusan 20 orang," kata Hendardi kepada CNNIndonesia.com.
Hendardi memastikan tes profil asesmen dilakukan secara independen. Ia menyatakan tes dilakukan oleh pihak ketiga, sehingga Pansel hanya mengawasi jalannya tes tersebut.
"Ya vendor yang melakukan. Pansel mengawasi saja," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (fra/osc)