Risma, sapaan akrabnya, mengisi pos jabatan sebagai Ketua Bidang Kebudayaan di DPP PDIP. Namanya bersanding dengan tokoh lain yang sebelumnya sudah pernah menjabat sebagai pengurus, seperti Djarot Saiful Hidayat, Puan Maharani, dan Ahmad Basarah.
Ketika dikonfirmasi, Risma mengaku kaget karena belum menerima pemberitahuan resmi dari partai. Ia bahkan mengatakan bahwa kabar tersebut baru diketahuinya dari awak media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mega Tunjuk Wali Kota Risma Jadi Ketua DPP |
Kepercayaan menjadi salah satu pengurus di DPP PDIP ini merupakan amanat dan pengalaman baru bagi Risma. Ia pun mengatakan dirinya masih akan belajar lebih banyak lagi sebelum dapat berkontribusi pada partai.
Lihat juga:Dua Menteri Jokowi Masuk Pengurus Baru PDIP |
"Aku dari awal orang tua mengajarkan kita tidak boleh membeda-bedakan orang lain. Kemudian, perhatian kepada orang kecil. Itu diajarkan orang tuaku. Mulai kecil aku hidup dengan anak yatim. Yang terus terang aku bisa ngamalkan apa yang bisa dikerjakan orang tuaku itu di PDI," katanya.
Lebih lanjut, Risma mengklaim selama di PDIP, dirinya juga jarang membicarakan terkait uang iuran bagi partai. Hal ini membuatnya fokus untuk menjalankan tugasnya sebagai wali kota juga sebagai kader partai.
"Ibu (Megawati) menyampaikan (PDIP) partainya orang kecil. Aku nyamannya di situ. Aku jadi wali kota tetep bisa mikirkan orang kecil," kata Risma.
[Gambas:Video CNN] (frd/ain)