Risma Belum Tahu Ditunjuk Megawati Jadi Ketua DPP PDIP

CNN Indonesia | Sabtu, 10/08/2019 20:32 WIB
Risma Belum Tahu Ditunjuk Megawati Jadi Ketua DPP PDIP Walikota Surabaya Tri Rismaharini. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri baru saja mengumumkan dan melantik 27 nama Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDIP masa bakti 2019-2024. Salah satu nama baru yang masuk dalam jajaran adalah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. 

Risma, sapaan akrabnya, mengisi pos jabatan sebagai Ketua Bidang Kebudayaan di DPP PDIP. Namanya bersanding dengan tokoh lain yang sebelumnya sudah pernah menjabat sebagai pengurus, seperti Djarot Saiful Hidayat, Puan Maharani, dan Ahmad Basarah.

Ketika dikonfirmasi, Risma mengaku kaget karena belum menerima pemberitahuan resmi dari partai. Ia bahkan mengatakan bahwa kabar tersebut baru diketahuinya dari awak media.


"Aku belum tahu, ya tak coba lah. Aku kan belum pernah menjadi pengurus partai. Belajar lah," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (10/8).
Seperti yang diketahui, meski ia adalah kader PDIP, namun Risma belum pernah sekali pun menjabat dalam struktural kepengurusan partai berlambang banteng tersebut.

Kepercayaan menjadi salah satu pengurus di DPP PDIP ini merupakan amanat dan pengalaman baru bagi Risma. Ia pun mengatakan dirinya masih akan belajar lebih banyak lagi sebelum dapat berkontribusi pada partai.

"Ini kan tanggung jawab aku. Kan kalau diserahi aku gak mau cuma ditulis. Makanya aku coba pelajari sampai di mana," tuturnya.
Risma mengatakan ia senang dengan jabatan barunya ini. Sebab, ia mengaku nyaman menjadi kader PDIP, karena merasa sejalan dengan ideologinya. Selain itu, Risma diketahui memang memiliki kedekatan dengan Ketum Megawati.

"Aku dari awal orang tua mengajarkan kita tidak boleh membeda-bedakan orang lain. Kemudian, perhatian kepada orang kecil. Itu diajarkan orang tuaku. Mulai kecil aku hidup dengan anak yatim. Yang terus terang aku bisa ngamalkan apa yang bisa dikerjakan orang tuaku itu di PDI," katanya.

Lebih lanjut, Risma mengklaim selama di PDIP, dirinya juga jarang membicarakan terkait uang iuran bagi partai. Hal ini membuatnya fokus untuk menjalankan tugasnya sebagai wali kota juga sebagai kader partai.

"Ibu (Megawati) menyampaikan (PDIP) partainya orang kecil. Aku nyamannya di situ. Aku jadi wali kota tetep bisa mikirkan orang kecil," kata Risma.
[Gambas:Video CNN] (frd/ain)