Anies sendiri tidak menganggap hal ini masalah besar. Bahkan, ia mengaku tidak sadar bila selama 12 bulan ke belakang sudah memimpin DKI Jakarta tanpa wakil
"Saya baru ngeh. Dua hari yang lalu ada yang nanya, 'Pak dua hari lagi anniversary 'jomlo' (tanpa wakil Gubernur)'. Biasanya anniversary itu ketika berpasangan, ini ketika jomlo," kata Anies ditemui di kawasan Kasablangka, Jakarta Selatan, Sabtu (10/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anies mengaku tidak sabar ingin segera mendapat 'jodoh' untuk bersama mengawal DKI karena menurutnya banyak tugas yang sebetulnya tak bisa dikerjakan sendirian.
Sebelumnya Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengaku sudah meminta dua partai pengusung Anies-Sandi, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk saling berkomunikasi terkait calon wakil Gubernur pengganti Sandi.
Komunikasi ini tak hanya antara PKS dan Gerindra, melainkan bersama partai lain di DPRD DKI.
Hanya saja Prasetio pesimis DPRD DKI periode saat ini (2014-2019) dapat menyelesaikan pemilihan wagub. Sebab, itu dapat dilihat dari panitia pemilihan yang hingga kini belum terbentuk.
"Bisa iya (dipilih anggota baru) bisa enggak. Ya kemungkinan begitu. Kan ini panjang, karena kan persoalan mekanisme belum, panitia pemilihan juga belum," kata Prasetyo. (ryh/vws)