Taksi Online Usul ke Anies Berikan Stiker Bebas Ganjil Genap

CNN Indonesia | Selasa, 13/08/2019 12:48 WIB
Taksi Online Usul ke Anies Berikan Stiker Bebas Ganjil Genap Perluasan ganjil genap berimbas pada operasional taksi online. (CNN Indonesia/ Aria Ananda)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perkumpulan Angkutan Daring Indonesia (PADI) menolak pemberlakuan ganjil genap bagi taksi online. Untuk itu, Ketua PADI Fahmi Maharaja mengusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan kebijakan 'stiker kebal ganjil genap.'

"Pemda harus mengeluarkan stiker khusus penanda taksi online. Dengan begitu bisa dibedakan mana yang kendaraan pribadi dan taksi online," kata Fahmi kepada CNNIndonesia.com, Selasa (13/8).

Menurut Fahmi kebijakan stiker ini pernah diterapkan saat perhelatan Asian Games 2018. Saat itu, diberlakukan pula ganjil genap bagi kendaraan. Setelah menggelar beberapa audensi taksi online akhirnya dibebaskan dari ganjil genap dengan sistem penempelan stiker.


"Waktu Asian Games bisa kok (pakai stiker) dan berjalan lancar. Artinya kebijakan itu bisa dilakukan di masa sekarang juga," jelas dia.

Saat itu, pemberian stiker dikeluarkan oleh salah satu penyedia jasa transportasi, Grab. Pemberian stiker juga dilakukan dengan pengurusan sejumlah surat izin.

Fahmi mengaku pihaknya tak masalah jika mereka harus mengurus izin yang diberlakukan pemda, asal masih tetap bisa 'narik' di jalur utama. Sebab, dia beralasan perluasan ganjil genap ini membuatnya kesusahan mendapatkan penumpang atau harus mencari jalan lebih jauh saat berkendara.

"Kalau dibebaskan ini juga bisa jadi trigger dan alat pemerintah agar para mitra juga juga bisa mengurus perizinan dan pergerakannya bisa terpantau," imbuh dia.

Fahmi mengatakan para sopir akan turun ke Balai Kota jika Gubernur Anies tidak menggubris permintaan para sopir taksi online. Diungkapkan Fahmi, taksi online ialah salah satu bagian dari angkutan umum.

Hal ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor 118 tahun 2018. Peraturan ini berbicara tentang Penyelenggaraan Angkutan Khusus. Disebutkan Fahmi dalam aturan ini, taksi online turut melakukan pemeriksaan dan mengurus surat izin berkala.

"Lalu apa bedanya kami dengan angkutan lain? Jangan pilih kasih, kami kan angkutan juga umum juga, tertuang dalam aturan tersebut," tegas dia.

[Gambas:Video CNN] (ctr/wis)