Mundurnya Soekarwo dari jabatan Ketua DPD Demokrat Jatim ini disebut-sebut sebagai konsekuensi jabatan Komisaris Utama di PT Semen Indonesia Tbk yang kini diembannya.
Belum ada komentar dari Soekarwo terkait kabar pengunduran dirinya. CNNIndonesia.com, masih berupaya untuk menghubungi Soekarwo untuk meminta komentar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pakde Karwo sudah menyampaikan surat (pengunduran diri) sejak lama, dan kami menunggu proses dari DPP," ujar Renville, saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Selasa (13/8).
"Sepanjang plt belum turun (ditunjuk), etikanya beliau (Pakde Karwo) masih punya 'jatah kopi' (memimpin) di sini," kata Renville.
Jatim sendiri dalam waktu dekat akan segera menghadapi agenda politik, yakni Pilkada Serentak 2020, mulai dari tingkat kota hingga kabupaten.
"Agenda politik Partai Demokrat itu tanggal 9 September, yakni ulang tahun partai yang akan diselenggarakan di Jakarta. Kemungkinan triwulan pertama mau ke triwulan kedua, bulan Maret atau April 2020 kami kongres, setelah itu musda dan muscab," kata Renville.
[Gambas:Video CNN] (frd/osc)