JK sebelumnya meminta aparat bersikap tegas dan menyerang balik pelaku penyanderaan dan penembakan yang menyebabkan Brigpol Anumerta Hedar tewas di Papua. Menurut JK aksi menyerang balik tak termasuk pelanggaran HAM karena respons terhadap serangan yang dilancarkan lebih dulu oleh pihak musuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang terjadi di Papua sekarang selalu saya katakan pemerintah, TNI/Polri selalu jalankan tugas dengan baik, tapi apabila diserang tentu tidak bisa pasrah, harus kembali untuk membalas siapa penyerangnya," katanya.
"Kalau soal melanggar HAM barangkali negara yang paling langgar HAM di dunia adalah Amerika. Dia mengebom negara kiri kanan tanpa dasar, ngebom Vietnam, ngebom Syria, ngebom Irak, ngebom Libya. Itu pelanggaran HAM terbesar di dunia yang terjadi," ucap JK.
Oleh karena itu, jika aparat membalas tindakan pelaku penembakan di Papua, JK menegaskan hal itu tak bisa dianggap sebagai pelanggaran HAM.
"Bukan hanya karena satu korban di Papua, lalu TNI dianggap melanggar HAM. Kita tergantung prosedural apa yang kita buat, tergantung hukum yang kita tegakkan," tuturnya.
Briptu Hedar tewas usai disandera sekelompok orang yang diduga KKSB, ketika sedang melaksanakan tugas penyelidikan di wilayah Kabupaten Puncak, Papua.
Setelah kejadian tersebut, Bripka Alfonso langsung kembali dengan sepeda motor dan melaporkan peristiwa tersebut ke Pos Polisi di Kago, Kabupaten Puncak.
[Gambas:Video CNN] (psp/wis)