Mulanya, Anies diminta wartawan untuk maju mendekati kamera. Namun, sebagian wartawan lainnya meminta Anies untuk mundur menjauhi kamera.
"Pak, maju, Pak. Maaf terlalu maju, Pak," kata wartawan saat akan mewawancarai Anies, Rabu (14/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kayak Pansus saja maju mundur," kata Anies sembari tertawa.
"Jangan sampai nanti Pansus tercatat dalam sejarah sebagai Pansus yang gagal menyelesaikan tugasnya, karena anggota Dewan yang lain tentu menunggu dari pansus," kata Anies di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Sindiran Anies langsung direspons oleh Wakil Ketua Tim Pansus Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bestari Barus. Menurut Bestari, sekarang adalah saat yang tepat bagi Anies untuk menunjukkan kualitasnya kepada masyarakat.
"Jadi sampaikan salam kepada Pak Gubernur, ambil hikmahnya saja, bahwa ini juga menjadi satu kesempatan bagi Pak Gubernur untuk membuktikan atau memperlihatkan kepada publik bahwa beliau masih tetap dapat bekerja super keras mensukseskan visi-misinya walaupun wakil gubernur pengganti belum ada," kata Bestari.
Bestari menyebut Pansus telah menyelesaikan pekerjaannya dalam proses pemilihan wagub DKI Jakarta. Dia menampik tudingan Anies yang menyatakan bahwa pansus harus bertanggung jawab karena belum menyelesaikan tugas.
Menurut Bestari, pernyataan tersebut merupakan pandangan subjektif Anies sebagai gubernur. Kata dia, pansus telah selesai dan proses pemilihan wagub DKI Jakarta sepenuhnya menunggu jadwal rapat pimpinan gabungan (rapimgab).