"Kemungkinan tahun ini hanya sampai di Jalan Satrio. Casablanca kemungkinan di tahun 2020, tahun depan," kata Hari saat dihubungi, Rabu (14/8).
Adapun dua trotoar yang kini sedang dikerjakan di kawasan Jakarta Selatan ialah di kawasan Kemang dan Jalan Profesor Dr. Satrio.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari mengungkapkan untuk revitalisasi trotoar di kawasan Jakarta Selatan menghabiskan dana sekitar Rp100 miliar dengan panjang sekitar 2,5 kilometer hingga 3 kilometer.
Dengan panjang revitalisasi ini, Hari mengakui bakal ada imbas kemacetan di sekitar jalan. Menurut Hari, kemacetan di tengah proyek dianggap wajar demi pembangunan Jakarta.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pembangunan trotoar di Cikini, Kemang dan Casablanca sudah berdasarkan kebutuhan masyarakat Jakarta. Lebar trotoar sekitar 4,5 meter hingga 6 meter memang didesain untuk pejalan kaki dan pengguna sepeda.
"Ukuran ke depan malah urutan bangunnya begini satu untuk pejalan kaki, dua untuk sepeda dan kendaraan bebas emisi, tiga kendaraan umum dan empat kendaraan pribadi," kata Anies, Senin (22/7).
Meski trotoar lebar, Anies tak khawatir bakal diserang pedagang kaki lima (PKL). Anies mengatakan bakal membuat peraturan dan menempatkan petugas di atas trotoar tersebut.
[Gambas:Video CNN] (ctr/pmg)