Penyelenggara Tak Jamin UTBK untuk SBMPTN Bisa Dimajukan

Antara, CNN Indonesia | Kamis, 15/08/2019 09:58 WIB
Penyelenggara Tak Jamin UTBK untuk SBMPTN Bisa Dimajukan LTMPT belum dapat memastikan UTBK 2020, sebagai syarat ikut SBMPTN bisa digelar tahun ini seperti rencana Kemenristekdikti. (Istockphoto/LuminaStock)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Ravik Karsidi menyebut belum dapat memastikan gelaran Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) 2020 dapat dilaksanakan pada 2019. LTMPT merupakan satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi, termasuk UTBK. 

"Belum ada rencana akan menyelenggarakan kembali UTBK. Kemungkinan masih tahun depan," kata Ravik di Jakarta, Kamis, dikutip dari Antara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kemenristekdikti berencana memajukan tes masuk perguruan tinggi negeri (PTN) 2020, termasuk UTBK, menjadi digelar pada akhir 2019. UTBK merupakan syarat wajib bagi para lulusan SMA untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).


Ravik mengatakan, gelaran UTBK 2020 untuk digelar pada 2019, masih sebatas wacana. Para pihak terkait termasuk Kemenristekdikti dan LTMPT, kata dia, belum menyepakati apapun.
Ravik menyebut, kemungkinan besar UTBK baru akan diselenggarakan tahun depan. Masa pendaftaran, kata dia, baru akan dibuka mulai Maret. Pelaksanaan gelombang satu mulai April sebagaimana tahun ini.

Sebelumnya, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengusulkan UTBK pada 2020 dimajukan menjadi akhir 2019 agar siswa fokus dengan Ujian Nasional (UN).

Model UTBK-SBMPTN diketahui baru diterapkan untuk pertama kali tahun ini. Sebelumnya, SBMPTN dilangsungkan serentak dengan ujian tulis maupun komputer.

Seleksi penerimaan mahasiswa baru terdiri dari tiga jenis yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Mandiri. SNMPTN menyeleksi langsung nilai rapot calon mahasiswa, sehingga mereka yang mendaftar tidak perlu mengikuti ujian terlebih dahulu.
Pada SBMPTN, calon mahasiswa yang ingin mendaftar diwajibkan mengikuti UTBK terlebih dahulu. Materi yang diujikan adalah tes potensi skolastik (TPS) dan tes potensi akademik (TPA).

Nilai UTBK ini nantinya dijadikan salah satu syarat untuk mendaftar SBMPTN. UTBK inilah yang rencananya akan dimajukan pada akhir tahun ini. Selain nilai UTBK, para lulusan SMA juga wajib membuktikan ijazah kelulusan.

Kemenristek Dikti nantinya akan mengumumkan hasil SBMPTN berdasarkan nilai UTBK calon mahasiswa yang memenuhi standar kelulusan di perguruan tinggi.

Sedangkan pada ujian mandiri, calon mahasiswa mengikuti sejumlah tes yang diadakan oleh perguruan tinggi masing-masing.
[Gambas:Video CNN] (ain)