Kepala Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan Kemendikbud, Emil Emilia mengatakan lomba bagi penutur asing juga diselenggarakan dalam rangka lebih mengenalkan bahasa Indonesia ke dunia internasional.
"Salah satu tujuan (lomba) itu untuk menginternasionalkan bahasa Indonesia," ujar Emil di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (15/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah satu yang dibidik adalah para penutur muda supaya mereka nanti bisa menyebarkan bahasa Indonesia kepada temannya, keluarganya, dan sebagainya," ujarnya.
"Tema itu diambil dari kondisi dan tradisi Indonesia. Jadi keadaan terbaru," ujarnya.
Emil menyebut budaya Indonesia menjadi salah satu hal yang bisa meningkatkan penutur asing. Ia berkata demikian berdasarkan hasil kajian dan analisis atas laporan dari 95 guru yang ditempatkan di Atase Dikbud di sejumlah KBRI.
"Mereka belajar budaya Indonesia juga. Makanya salah sayu kriteria guru yang dikirim mereka tahu budaya Indonesia," ujar Emil.
Untuk mewujudkan itu, ia menyebut pemerintah terus berupaya memperbanyak penutur asing lewat berbagai cara. Salah satunya melalui lomba berbahasa Indonesia bagi penutur asing.
"(Diadakan lomba) harapannya ke depan punya mimpi mudah-mudahan bahasa Indonesia jadi bahasa internasional. Sehingga mereka bisa menyebarluaskan dan memiliki minat," ujar Yaya di Hotel Sultan, Jakarta.
Adapun meningkatnya penutur asing, Yaya berharap juga bisa berdampak pada peningkatan ekonomi di Indonesia. Sebab, ia berkata banyaknya penutur asing secara otomatis akan menarik orang asing untuk berkunjung ke Indonesia.
[Gambas:Video CNN] (bmw/jps/gil)