Dosen UGM Tewas Gantung Diri di Teras Rumah

CNN Indonesia | Kamis, 15/08/2019 20:53 WIB
Dosen UGM Tewas Gantung Diri di Teras Rumah Ilustrasi aparat kepolisian berjaga saat olah tempat kejadian perkara. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ditemukan tewas gantung diri di kediamannya di Kampung Nyutran RT 0055 RW 17, Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, Kamis (15/8).

Korban diketahui bernama Budi Setiyanto. Pria berusia 55 tahun itu tercatat sebagai pengajar di Fakultas Teknik UGM. Dia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada pukul 11.00 WIB.

Salah seorang saksi mata, Supardi mengatakan korban ditemukan dalam posisi tergantung dengan tali tambang di teras rumahnya. Ia mendatangi rumah korban setelah mendengar teriakan dari adiknya, Yanti.


"Lagi benerin radio, tiba-tiba mendengar suara orang teriak. Saya cari sumbernya ternyata dari Bu Yanti. Setelah sampai, saya kira korban jatuh atau apa, tahunya seperti itu," kata Supardi di rumah duka, dikutip Antara.


Saat mengetahui kejadian itu, Supardi tak berani mendekat dan hanya membantu menutupi tempat kejadian perkara dengan selembar sprei berwarna kuning agar tidak banyak orang yang melihat.

"Supaya tidak kelihatan orang dari luar. Enggak lama terus petugas Polsek Mergangsan datang dan jenazah dibawa," kata dia.

Supardi tidak mengetahui persis mengenai latar belakang korban gantung diri. Meski demikian, korban selama ini dikenal baik dan kerap memberikan gagasan yang bermanfaat bagi warga sekitar.

"Orangnya baik, kalau arisan sering ngasih ide-ide, karena almarhum dosen juga kan. Tadi pagi saja masih sempat salat subuh bareng di masjid," kata Supardi.


Kepala Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani mengatakan pihak UGM sangat terkejut dan berduka dengan peristiwa itu. Dia membenarkan korban masih tercatat sebagai dosen aktif di kampus UGM.

Menurutnya, pihak UGM akan menunggu hasil pemeriksaan kepolisian.

"Jelas kami kaget berduka terhadap kejadian ini, tapi kami menunggu hasil dari pihak berwajib. Kalau sudah ada informasi baru mungkin kita mau memikirkan seperti apa. Sampai saat ini kita menunggu," kata dia.

Masalah depresi jangan dianggap enteng. Jika Anda pernah memikirkan atau merasakan tendensi bunuh diri, mengalami krisis emosional, atau mengenal orang-orang dalam kondisi itu, Anda disarankan menghubungi pihak yang bisa membantu, misalnya saja Komunitas Save Yourselves https://www.instagram.com/saveyourselves.id, Yayasan Sehat Mental Indonesia melalui akun Line @konseling.online, atau Tim Pijar Psikologi https://pijarpsikologi.org/konsulgratis.

[Gambas:Video CNN] (Antara/pmg)