Temui Prabowo, PPP Ingin Bantu Komunikasi Gerindra ke Jokowi

CNN Indonesia | Jumat, 16/08/2019 22:44 WIB
Temui Prabowo, PPP Ingin Bantu Komunikasi Gerindra ke Jokowi Sekjen PPP Arsul Sani. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan pertemuan Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto merupakan langkah partainya untuk membantu mengomunikasikan konsep pembangunan Prabowo ke Presiden Joko Widodo.

Dalam pertemuan itu, menurutnya, PPP ingin mengetahui konsep pembangunan yang disebut Prabowo dengan istilah FEW atau food (pangan), energy (energi), dan water (air).

"PPP ingin tahu konsep pembangunan yang beda yang ditawarkan Prabowo ke Jokowi. Supaya kalau bagus, PPP juga membantu mengomunikasikannya dengan Jokowi dan jajarannya, apa yang jadi pemikiran Prabowo," kata Arsul di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (16/8).


Selain itu, lanjutnya, pertemuan dengan Prabowo juga dilakukan untuk membahas wacana penambahan kursi pimpinan MPR dari lima menjadi 10 yang digulirkan oleh Partai Amanat Nasional (PAN).

Menurut Arsul, PPP ingin mengetahui sikap Gerindra terkait dengan wacana itu.

"Kedua kami bahas juga tentang yang digulirkan PAN tentang perubahan jumlah pimpinan MPR, itu kami diskusikan juga bagaimana dengan sikap Gerindra," katanya.

Hal terakhir yang dibahas, kata Arsul, ialah terkait kemungkinan PPP dan Gerindra berkoalisi di daerah dalam penyelenggaraan Pilkada 2020. Namun, Arsul tidak membeberkan secara detail daerah-daerah yang memungkinkan untuk Gerindra dan PPP berkoalisi.

Namun begitu, Arsul menegaskan bahwa posisi PPP tidak membahas sampai pada kemungkinan Gerindra bergabung dalam koalisi parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Menurutnya, topik tersebut bukan menjadi kewenangan partainya melainkan Jokowi selaku presiden terpilih.

"Itu ranah Jokowi sbagai presiden. Kalau PPP menyerahkan kepada Jokowi apakah berkehendak menambah koalisinya. Itu tidak dibahas karena bukan ranah PPP tapi PPP sudah sampaikan bahwa PPP menyerahkan pada Jokowi," tutur dia.

Prabowo menerima kedatangan Suharso di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan pada Kamis (15/8).

Dalam pertemuan itu Prabowo sendiri didampingi oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Fraksi Gerindra Edhy Prabowo, dan Sugiono. Sementara dari PPP, Suharso didampingi oleh Arsul Sani, Mardiono, dan Amir Uskara.

Prabowo sempat berceloteh soal keinginannya mengajak Mardiono bergabung dengan Gerindra. Lantaran Mardiono sendiri diakui Prabowo adalah kawan lamanya di Banten.

"Saya bujuk-bujuk beliau (Mardiono) untuk masuk Gerindra, enggak boleh sama beliau (Suharso). Ini kawan lama saya juga di Banten," kata Prabowo.

[Gambas:Video CNN] (mts/wis)