"Satu tersangka berinisial RS. Dia masuk bagian daripada elemen Cipayung Plus dari GMNI Cianjur," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko di Bandung, Jumat (16/8).
Trunoyudo mengatakan penetapan status tersangka berdasarkan sejumlah alat bukti serta penyidikan yang dilakukan Polres Cianjur dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya perannya sejauh ini dia yang melakukan pelemparan," ucap Trunoyudo.
Pihak kepolisian masih terus mendalami peran para demonstran lainnya. Hingga siang tadi, saksi yang diperiksa sudah mencapai 30 orang.
"Tidak menutup kemungkinan ada pembagian tugas karena itu dalam bentuk kelompok. Tentunya siapa korlapnya, siapa yang menyuruh, menyiapkan dan yang membeli, kan nanti ada peran-perannya," ujar Trunoyudo.
Unjuk rasa dilakukan terkait pengangguran, sempitnya lahan pekerjaan, dan kurangnya sarana pendidikan masyarakat Cianjur.
Demo berlangsung ricuh. Ada personel kepolisian yang tersambar api. Mereka adalah Aiptu Erwin anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kota Cianjur, Bripda Yudi Muslim dan Bripda FA Simbolon dari Sabhara Polres Cianjur dan Bripda Anif.
[Gambas:Video CNN] (bmw/hyg)