FOTO : Lorong Waktu Sejarah Bangsa Indonesia

Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Minggu, 18/08/2019 06:25 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Diorama digunakan sebagai salah satu media mendekatkan peristiwa sejarah pada generasi muda, bak berselancar dalam sebuah lorong waktu sejarah.

Bak berselancar dalam lorong waktu, pengunjung dibawa dalam suasana bersejarah. Berawal dari Belanda yang menjajah pada masa kolonial selama 350 tahun, Inggris menjajah selama 5 tahun, kemudian diakhiri Jepang yang menjajah selama 3,5 tahun sebelum akhirnya Indonesia bisa merdeka. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Dalam masa penjajahannya, bangsa ndonesia menjadi korban kerja paksa, tanam paksa hingga perampasan kekayaan harta benda, hasil bumi dan tentu saja nyawa oleh pihak penjajah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Perlawanan telah dilakukan dari jaman kerajaan walaupun masih bersifat kedaerahan, bangsa Indonesia berjuang untuk menjadi bangsa yang berdaulat di tanah airnya sendiri. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Pada Maret 1942, Jepang, menyediakan bantuan dengan menduduki Hindia Belanda. Walau pada awalnya disambut sebagai pembebas oleh Indonesia, Keadaan segera berubah kesengsaraan di bawah penjajahan Jepang. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
6 Agustus 1945 para pemuda menculik Soekarno dan Hatta, guna mempercepat proklamasi kemerdekaan yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta, Setelah diyakini bahwa situasi memungkinkan untuk membacakan teks proklamasi, mereka bersama anggota PPKI merumuskan naskah Proklamasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Tepat pada hari Jumat 17 Agustus 1945 pukul 10.00 pagi, di Jalan Pegangsaan Timur No.56. Pembacaan naskah proklamasi yang berlanjut pengibaran Sang Saka Merah Putih menandakan Indonesia merdeka. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Paska proklamasi kemerdekaan, bangsa indonesia makin bergelora dalam memperjuangkan hak-hak sebagai bangsa yang berdaulat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sejumlah perlawanan di berbagai kota kembali bergelora. Di antaranya insiden perobekan bendera Merah Putih Biru di Hotel Yamato Surabaya, lalu dikenal sebagai Peristiwa 10 November. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Selain menghadapi sisa kekuatan Jepang, bangsa Indonesia berhadapan dengan tentara Inggris atas nama Sekutu, dan juga Nederlandsch Indië Civil Administratie (NICA) yang datang kembali dengan membonceng Sekutu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)