Koordinator program United Nations Sustainable Development Solutions Network Garnadipa Gilang mengatakan Youth Action Forum merupakan tempat generasi muda mengembangkan kapasitas kepemimpinan mereka.
"Sehingga mereka menjadi inisiator transformasi sosial positif bagi masyarakat dan siap menjawab tantangan yang dihadapi Indonesia," kata Gilang kepada cnnindonesia.com, Sabtu (17/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu 60 anak muda akan dibagi dalam enam kelompok untuk turun langsung ke lapangan dan mengecek kebenaran permasalahan yang terjadi serta opsi solusi.
"Tahun lalu ada ide mengangkat kerajinan lokal di NTT. Mereka langsung ke desa untuk cek bener enggak sih pengrajin di sana tidak punya akses. Setelah itu mereka mengajukan proposal ke UID," tutur Gilang.
[Gambas:Video CNN]
Dari seluruh proposal yang masuk, UID hanya akan memilih tiga program terbaik yang kemudian diberikan bantuan dana untuk melanjutkan serta merealisasikan program pengentasan masalah di daerah itu.
Gilang menyadari banyak acara serupa Youth Action Forum. Namun, programnya berbeda sebab memiliki pendekatan yang dimulai dari diri para peserta.
"Intinya yuk selesaikan diri kita sendiri sendiri dulu sebelum melangkah maju," ucap Gilang.
Setelah itu, mereka akan malakukan pendekatan systems thinking di mana para peserta diberi pemahaman bahwa mereka merupakan bagian dari sistem sehingga semua aksi mereka memengaruhi yang lain dan memiliki konsekuensi.
"Dalam Youth Action Forum kami banyak lakukan refleksi diri untuk menggali apa tujuan dan kekhawatiran peserta sehingga menyadari kualitas internal harus disiapkan sebelum beraksi," tuturnya.