Anggota Paskibra Alor Pingsan saat Panjat Tiang Bendera

CNN Indonesia | Minggu, 18/08/2019 19:55 WIB
Anggota Paskibra Alor Pingsan saat Panjat Tiang Bendera Ilustrasi pengibaran bendera oleh paskibra. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan aksi heroik panjat tiang bendera saat pengait tali bendera tersangkut.

Meski begitu, aksi siswa SMA yang diketahui bernama Herodes Maukesa itu tak berlangsung mulus. Ia terjatuh dan pingsan ketika sedang memanjat karena tiang bendera tiba-tiba melengkung dan patah saat dirinya hampir menjangkau bendera yang berada di puncak tiang.

Insiden itu terjadi saat Upacara Penurunan Bendera di Lapangan Desa Alemba pada Tanggal 17 Agustus 2019 sore lalu. Usai insiden tersebut, Herodes langsung mendapatkan pertolongan dari sejumlah petugas dan dilarikan ke Puskesmas Alemba untuk pertolongan lebih lanjut.

"Pasien datang dengan keadaan shok tensi 160. Tinggal tunggu kondisi pasien supaya bisa syoknya hilang. Secara umum syarafnya tidak apa apa," kata Dokter Puskesmas Alemba, Julie Vedo Purba saat diwawancarai CNN Indonesia TV.

Terlepas dari insiden tersebut, upacara penurunan bendera di Lapangan Desa Alemba tetap dilaksanakan hingga selesai.

Sama seperti Herodes, aksi heroik pun ditunjukan oleh salah satu siswa SD Inpres 85 Laha, Kota Ambon, Sandi Lawerang yang berinisiatif memanjat tiang bendera saat pengait tali bendera terlepas saat ditarik oleh petugas Paskibra.


Dengan masih mengenakan seragam sekolah, Sandi langsung menghampiri dan memanjat tiang setinggi 17 Meter itu untuk memperbaiki tali pengait bendera tersebut tanpa diminta.

Walaupun sempat dilarang oleh Gurunya, Sandi tetap nekat menaiki tiang bendera. Para siswa dan peserta upacara bersorak dan bertepuk tangan usai Sandi berhasil memperbaiki tali bendera. Upacara pengibaran bendera pun dilanjutkan kembali.

"Saya ingin menyelamatkan bendera," kata Sandi.
[Gambas:Video CNN] (rzr/gil)


BACA JUGA