Ribuan Orang Bakal Gelar Aksi Protes ke DPR Papua di Jayapura

CNN Indonesia | Senin, 19/08/2019 10:41 WIB
Ribuan Orang Bakal Gelar Aksi Protes ke DPR Papua di Jayapura ilustrasi. (ANTARA FOTO/Indrayadi TH)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seribuan orang dari berbagai organisasi pemuda disebut bakal melakukan aksi demonstrasi di kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua di Jayapura, Senin (19/8) siang ini. Aksi ini tak lepas dari insiden pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur akhir pekan lalu.

Usai insiden pengepungan, setidaknya 43 mahasiswa asal Papua diangkut dan sempat menjalani pemeriksaan di Polrestabes Surabaya, meski akhirnya dipulangkan.

"Yang demo banyak, organisasi pemuda yang ada di sini. Bukan hanya ratusan, bisa sampai ribuan. Massanya banyak sekali [yang akan demo ke kantor DPR Papua," ujar warga Jayapura, Yudhi Effendi Khantum kepada CNNIndonesia.com, Senin (19/8).


Yudhi mengaku rencana demonstrasi organisasi kepemudaan ini sudah ramai di media sosial Facebook sejak dua hari terakhir. Saat ini para pedemo sedang bersiap untuk menuju kantor DPR Papua namun ia tidak mengetahui secara pasti titik kumpul dari para pendemo.
"Informasinya sudah ada di Facebook dari organisasi kepemudaan sejak dua hari lalu. Ini merupakan aksi solidaritas dari mereka," katanya.

Kabar rencana demonstrasi ribuan orang ke kantor DPR Papua itu membuat jalan di sekitar Jayapura tidak seramai biasanya. Banyak warga memilih tak keluar rumah untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan terjadi.

"Jalan sepi semua yang biasanya ramai sekali. Namun situasi masih kondusif dan warga juga memilih untuk tetap tinggal di rumah," ujarnya.

Menurut Yudhi, sejumlah petugas kepolisian sudah bersiaga di Kota Jayapura.

"Tetapi polisi biasa-biasa saja [tidak dengan peralatan lengkap']," ia melanjutkan.
Berbeda dengan Jayapura, situasi di Manokwari, Papua Barat, justru mencekam sejak pagi tadi. Massa yang melakukan aksi unjuk rasa melakukan pembakaran dan blokade di jalan-jalan. Bahkan kantor DPRD Provinsi Papua Barat menjadi sasaran pembakaran massa.

Situasi di Manokwari ini juga membuat warga maupun pendatang lebih memilih tetap tinggal di rumah masing-masing. Mereka diimbau untuk tidak keluar rumah sementara publik.

[Gambas:Video CNN] (jal/osc)