Herman menjelaskan kawasan yang terbakar merupakan kawasan hutan terbengkalai yang tidak dimanfaatkan baik oleh perusahaan maupun negara. Beberapa tahun lalu, tanah yang tidak produktif tersebut mulai dimanfaatkan oleh PT Sinarmas untuk dijadikan konsesi namun tidak seluruhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya pun telah berkoordinasi dengan Polda Sumsel untuk menyelidiki dugaan tersebut.
Ia pun meyakini lahan yang terbakar akan melebihi luas 600 hektare seperti yang dilaporkan pada Senin (19/8). Sekat yang digali oleh tim darat Satgas Karhutla pun tidak efektif karena api masih menyebar ke sisi lain sekat tersebut.
"Dibuat sekat lebarnya 12 meter kedalaman 1-2 meter. Apinya melompat atau bisa juga lewat bawah karena sekat yang digali belum ketemu tanah masih gambut jadi masih bisa menyebar. Sudah dua lapis bikin sekat api masih menyebar karena bahan baku yang bis terbakar masih banyak," ujar dia.
Hingga saat ini, tim darat dan udara masih melakukan upaya pemadaman di lokasi.
"Hari ini 3 helikopter dikerahkan untuk waterbombing. Luasan lahan masih terus bertambah karena api masih belum padam," kata Ansori.
[Gambas:Video CNN] (idz/arh)