Susi memang terlihat ada di lokasi bersama warga dan sejumlah anggota ormas saat asrama mahasiswa digeruduk.
Susi sendiri telah meminta maaf kepada publik terkait teriakan salah satu oknum dalam pengepungan asrama di Surabaya yang bernada rasis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Susi sebelumnya juga pernah bersaksi dalam sidang sengketa pilpres bagi pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Mahkamah Konstitusi pertengahan Juni lalu. Ia mengaku sebagai relawan pasangan calon nomor urut 02 itu.
Susi sejak lama memang cukup aktif menjadi relawan Prabowo-Sandi. Dalam beberapa kegiatan, Susi kerap terlihat menghadiri acara Prabowo-Sandi di masa kampanye Pilpres 2019. Ia juga pernah menjadi koordinator saat aksi unjuk rasa dugaan kecurangan pemungutan suara di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya pascapemilu.
Tujuan utama dirinya dan warga sekitar serta anggota ormas-ormas saat itu hanya memasang bendera.
"Jadi kami tidak berkeinginan menolak atau mengusir mereka. Kami hanya ingin di asrama tersebut ada bendera merah putih. Selebihnya itu bukan urusan kita. Tidak ada sama sekali (niat mengusir)," ungkapnya.
Susi dan ormas lainnya di Surabaya berharap keadaan di Papua tetap kondusif dan tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan terkait peristiwa di Surabaya.
Foto: CNN Indonesia/Adhi WicaksonoTri Susanti atau Susi sempat menjadi saksi kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam sidang perselisihan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi |
Sekretaris DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad mengaku tak tahu keanggotaan Susi di Gerindra. Dia mengamini bahwa Susi merupakan caleg dari partainya, namun dia belum bisa memastikan soal status sebagai kader.
"Saya juga belum tahu apakah beliau kader Partai Gerindra apa bukan," kata Sadad, saat dikonfirmasi.
Sekali pun Susi benar kader Gerindra, menurutnya, tindakan Susi di Asrama Papua tak bisa disebut atas nama partai. Pula, tidak berkaitan dengan sikap Prabowo Subianto, calon presiden yang pernah didudukung Susi.
"Kalau Gerindra itu kan jelas sikapnya Pak Prabowo itu seperti apa ke Papua. Kita ini banyak kader kan, setiap tahun banyak yang masuk dari Papua juga. Pak Prabowo punya hubungan yang dekat dengan Papua," ujar Sadad.
"Dia bertindak di belakang seperti itu kan, itu tidak ada sangkut pautnya dengan Gerindra. Mungkin itu secara pribadi," tegasnya.
Pengepungan asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya berbuntut panjang. Aksi protes terjadi di sejumlah wilayah di Papua dan Papua Barat.
Mereka tidak terima ketika tahu mahasiswa Papua yang dikepung diteriaki oleh pernyataan-pernyataan rasialis. Karenanya, mereka turun ke jalan untuk menunjukkan aksi protes.
Gelombang aksi dilakukan di Manokwari, Sorong, Jayapura, Mimika, Fakfak dan beberapa daerah lain sejak Senin (19/8). Sejumlah fasilitas umum rusak. Pelayanan publik pun sempat berhenti.
[Gambas:Video CNN] (bmw/psp/frd)
Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono