Tjahjo mengakui kedatangannya guna membahas soal pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk perbaikan basis data pemberian bansos.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan selain Tjahjo, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto juga menghadiri pertemuan tersebut.
"Diagendakan rapat lintas Kementerian membahas materi Pencegahan tentang Pemanfaatan NIK untuk Perbaikan Basis Data Pemberian Bantuan Sosial. Rencana, dihadiri Mendagri, Mensos dan instansi terkait. Akan diterima Pimpinan dan tim dari Pencegahan KPK," kata Febri secara terpisah.
Febri mengatakan pertemuan Ini merupakan bagian dari kerja pencegahan korupsi. Hal itu bertujuan agar program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, terutama penerima bantuan sosial.
"Bansos tumbuh 56,4 persen (secara tahunan)," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Gedung DPR, Selasa (17/7).
Sebagai pembanding, realisasi belanja bantuan sosial pada periode Januari-Juni 2018 hanya Rp45,08 triliun.
Bentuk belanja sosial tersebut direalisasikan melalui pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah mencapai Rp26,9 triliun atau 82,4 persen dari alokasinya.
[Gambas:Video CNN] (sah/arh)