"Lah, semua dong [pindah], kalau ibu kotanya dipindah, semua pindah, DPR juga pindah," kata Fadli di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Rabu (28/8)
Tak hanya DPR, Fadli turut menyebut Istana Negara dan seluruh gedung kementerian dan lembaga yang berada di bawah naungan pemerintah pusat harus disediakan di ibu kota negara yang baru tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya bangunan baru yang harus disediakan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di pemerintah pusat sudah pasti akan dipindahkantugaskan ke ibu kota baru tersebut.
Melihat hal itu, Fadli menyarankan agar Jokowi terlebih dahulu mendengarkan pendapat dari berbagai pemangku kepentingan untuk mengkaji lebih serius soal pemindahan ibu kota. Ia tak ingin proses pemindahan ibu kota Indonesia dilakukan secara sembarangan tanpa ada kajian serius.
"Dengar dulu dong pendapat-pendapat masyarakat, para ahli, akademisi, perguruan tinggi. Bukan hanya niat mungkin karena dapat wangsit dari mana gitu," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (sah/pmg)