"Kami menilai video ceramah UAS soal Salib yang sudah diedit itu mengakibatkan kegaduhan di tengah masyarakat," kata Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi MDI Sumut, Indra Porkas Lubis, Rabu (28/8).
"DMI Sumut melaporkan pemilik akun Youtube Hombink Siltor dengan dugaan melakukan tindak pidana menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)," jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"MDI mendukung setiap warga negara dapat menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran agama masing-masing. Tetapi tidak dapat mentolerir setiap tindakan yang merusak nilai-nilai kebhinekaan," katanya.
Para pelapor, terutama umat Kristiani, tersinggung soal isi ceramah UAS yang saat itu membahas tentang salib. Dalam video yang beredar, ustaz itu menyebut ada jin yang tinggal di patung salib. Hal inilah yang membuat beberapa orang dan organisasi kristen bereaksi dan melaporkan UAS ke polisi.
Dalam beberapa kesempatan, UAS mengatakan ceramah yang dipermasalahkan itu disampaikan di ruang tertutup, pada saat pengajian yang rutin dilakukan setiap Sabtu pagi. UAS juga enggan menyampaikan permintaan maaf karena sudah bicara sesuai dengan ajaran agamanya.
[Gambas:Video CNN] (fnr/arh)