"Tahun ini adalah tahun yang sangat berat bagi kami, saya dan keluarga," kata SBY di Pendopo Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/8), kepada pada pelayat yang hadir mendoakan ibundanya Siti Habibah yang wafat pada Jumat kemarin.
Ketua Umum Partai Demokrat itu menyampaikan belum genap tiga bulan lalu, jenazah istrinya Ani Yudhoyono tiba di Pendopo Cikeas dari Singapura. Kemudian pada hari ini, dia mengatakan keluarganya menghadapi cobaan yang sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, kata SBY, dirinya harus menerima dengan tabah dan percaya bahwa rencana Allah jauh lebih baik dan indah.
SBY mengatakan sebagai manusia biasa dirinya tentu kehilangan dengan kedua orang yang disayanginya.
SBY mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para pelayat yang hadir mendoakan almarhumah ibundanya.
"Tadi saya dengarkan satu demi satu ucapan bapak ibu kepada saya. Untuk saya kuat, saya sabar, dan stay strong. Saya mengucapkan terima kasih atas motivasi dan kata-kata yang baik dan menguatkan hati saya itu," ujar SBY.
Pada kesempatan itu tampak hadir sejumlah tokoh antara lain, Wapres RI Jusuf Kalla, fungsionaris Partai Demokrat AM Hendropriyono, Aburizal Bakrie, Oesman Sapta Odang, Sandiaga Uno dan beberapa tokoh lain.
Rencananya jenazah Siti Habibah akan diberangkatkan dari rumah duka ke pemakaman di TPU Tanah Kusir setelah salat Dzuhur. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemakaman di TPU Tanah Kusir sekitar pukul 14.30 WIB.
Siti Habibah wafat di RS Mitra Keluarga Cibubur, Jumat (30/8) malam, setelah sempat dirawat selama dua pekan di ruang unit perawatan intensif atau ICU.