Bantuan Parpol DPRD DKI Diusulkan Tetap Rp2.400 Per Suara

CNN Indonesia | Selasa, 03/09/2019 10:18 WIB
Bantuan Parpol DPRD DKI Diusulkan Tetap Rp2.400 Per Suara Ilustrasi DPRD DKI Jakarta. (Adhi WIcaksono/CNNIndonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta mengusulkan dana bantuan keuangan partai politik dalam pembahasan Kebijakan Umum APBD Plafon Prioritas Sementara (KUAPPAS) 2020 Rp2.400 per suara.

Angka Rp2.400 yang diusulkan ini masih sesuai dengan tarif yang dipergunakan tahun 2019.

"(Tahun sekarang) Rp 2.400, diserahkan kemarin (usulannya)," kata Kepala Kesbangpol Taufan Bakri saat dihubungi, Senin (2/9) malam.


Taufan mengatakan angka itu sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 1 tahun 2018 tentang Bantuan Keuangan Partai Politik. Sesuai dengan aturan itu pun, dana parpol bisa dinaikkan hingga 100 persen.

Namun, menurut Taufan harus ada kesanggupan dari DKI serta keadaan di lapangan. Taufan pun mencontohkan ketimpangan jumlah kursi yang terjadi di dewan sekarang, yakni PPP yang hanya mendapatkan satu kursi suara.

"Kalau dia mau dinaikin, silahkan saja. Contohnya PPP anjlok kan, kemudian ada partai baru, PSI. Itu kan perlu diperhitungkan, anggarannya mesti baru," jelas Taufan.

"Bagi partai yang sudah tetap kayak PPP yang cuma satu (kursi) gimana. Kalau misalnya suaranya dikali jumlah suara berapa dapatnya?" lanjut dia.

Secara finansial Taufan menganggap keuangan DKI masih mampu untuk menaikkan dana per suara hingga Rp4.800 per suara. Namun lagi-lagi ia mengatakan harus ada pertimbangan khusus untuk menaikkan angka tersebut.

"Kalau lihat sih mampu, masak enggak berdaya. Cuma pertanyaan, apakah pantas (minta) ya naikkan, itu saja," tegas dia.

Berikut perhitungan dana bantuan keuangan parpol yang bakal diterima parpol dengan tarif Rp2.400 per suara secara manual.

PDI-P: 1.336.344 suara menjadi Rp3.207.225.600
Partai Gerindra: 935.793 suara menjadi Rp2.245.903.200
PKS: 917.005 suara menjadi Rp2.200.812.000
PSI: 404.508 suara menjadi Rp970.819.200
Partai Demokrat: 386.434 suara menjadi Rp927.441.600
PAN: 375.882 suara menjadi Rp902.116.800
Partai Nasdem: 309.790 suara menjadi Rp743.496.000
PKB: 308.212 suara menjadi Rp739.790.400
Partai Golkar: 300.246 suara menjadi Rp720.590.400
PPP: 175.935 suara menjadi Rp422.244.000 (ctr/ain)