Hadi mengatakan itu saat memberi pengarahan kepada ratusan prajurit TNI-Polri di Aula Markas Kodam XVIII/Kasuari, Manokwari, Papua Barat, Selasa (3/9). Dia didampingi Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat memberi pengarahan.
"Rakyat dapat merasakan tidur dengan nyenyak ketika TNI-Polri menjaga stabilitas keamanan, baik di kota-kota besar sampai dengan kampung-kampung dan desa-desa terpencil," tutur Hadi mengutip siaran pers yang dikirim dari Pusat Penerangan Mabes TNI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memahami bahwa tugas yang diberikan cukup berat, namun dengan hati yang tulus dan ikhlas semuanya bisa dilaksanakan dengan baik tanpa halangan," kata Hadi.
Tak hanya Hadi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian pun menempuh langkah serupa. Mereka berdua menetap sementara hingga enam hari ke depan.
Lihat juga:Risau Kelompok Muda dalam Konflik Papua |
Sikap Hadi dan Tito tak lepas dari ketegangan yang terjadi di Papua dan Papua Barat sejak pertengahan Agustus lalu. Sejumlah aksi protes menjalar di berbagai daerah di Bumi Cenderawasih.
Bahkan, ada pula aksi unjuk rasa yang berbuntut perusakan bangunan komersial dan fasilitas publik. Misalnya yang terjadi di Abepura, Entrop, Jayapura dan Sorong.
Sejauh ini, Polisi telah menetapkan 68 tersangka dalam rentetan peristiwa yang terjadi di Papua dan Papua Barat. Pihak kepolisian juga masih belum menarik kembali pasukan tambahan yang sempat dikirim ke Papua dari daerah lain.
[Gambas:Video CNN] (bmw/sur)