"Pembatasan internet dicabut, dinormalkan kembali," ujar Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (5/9).
Wiranto mengatakan situasi kondusif di Papua-Papua Barat merupakan laporan dari Kepolisian dan Badan Intelijen Negara. Kedua lembaga itu menilai kondisi di dua kawasan itu tidak bergejolak seperti beberapa hari lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau keadaan memburuk maka tentu pembatasan internet kami lakukan kembali," ujarnya.
Akibat kejadian itu, warga di sejumlah lokasi di Papua-Papua Barat menggelar aksi unjuk rasa hingga anarkisme. Warga juga sempat terlibat bentrok dengan aparat TNI dan Polri yang berjaga.
Kerusuhan di Papua-Papua Barat menyebabkan empat warga sipil dan satu personel TNI meninggal dunia. Fasilitas umum, pemerintahan, dan pertokoan juga rusak akibat kejadian itu.
Hingga saat ini, Kepolisian telah menetapkan tersangka, baik terkait dengan rasisme hingga anarkisme.
Kepolisian juga menuding Ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat, Benny Wenda dan asing berperan dalam kerusuhan di Papua-Papua Barat.
[Gambas:Video CNN] (jps/ugo)