"Kegiatan deklarasi akan kita laksanakan pada hari Rabu (11/9) besok. Seluruh elemen masyarakat dan juga seluruh suku akan kita libatkan, yang pasti untuk ASN wajib hadir semuanya," kata Asisten Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Papua Barat, Musa Kamudi di Manokwari, Senin (9/9), seperti dikutip Antara.
Pemerintah provinsi berharap, deklarasi ini mempercepat proses pemulihan di wilayah tersebut. Selain pemerintahan Manokwari merupakan pusat perekonomian dan pasca kericuhan 19 Agustus lalu, seluruh aktivitas terganggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat yang tidak punya aktivitas lain bisa hadir. Kami terus berkoordinasi dengan Polda juga Kodam untuk membahas skenario pengamanannya nanti," sebut Musa lagi.
"Kami mengupayakan beliau berdua juga nanti bisa datang, komunikasi kami lakukan secara intensif. Mudah-mudahan bisa," katanya.
Kamudi mengajak masyarakat baik di Manokwari, Sorong, maupun Fakfak serta daerah lain untuk menjaga situasi keamanan wilayahnya agar terus kondusif. Polri dan TNI saat ini sedang bekerja keras agar dua provinsi di ujung timur Indonesia ini aman dan damai.
"Saat ini aparat keamanan yang di-BKO-kan dari daerah lain ke Papua dan Papua Barat cukup banyak. Kasihan, mereka juga meninggalkan anak istri untuk menjaga agar masyarakat di sini merasa aman. Maka mari kita masing-masing pastikan Papua Barat aman, agar mereka juga bisa segera pulang," ujar Musa. (eks)