Jokowi Bakal Bertemu Tokoh Papua di Istana

fra, CNN Indonesia | Selasa, 10/09/2019 09:53 WIB
Jokowi Bakal Bertemu Tokoh Papua di Istana Presiden Jokowi disebut akan bertemu puluhan tokoh Papua hari ini. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal bertemu tokoh Papua di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (10/9). Dari informasi yang dihimpun terdapat sekitar 64 orang yang berasal dari Papua, Papua Barat, dan sejumlah wilayah di Indonesia.

"Ya [ada pertemuan]. Yang atur Menkopolhukam," kata Staf Khusus Presiden Kelompok Kerja Papua, Lenis Kogoya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat.

Namun, Lenis belum tahu siapa saja tokoh Papua yang hadir dalam pertemuan nanti.


Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pernyataan Jokowi pada akhir Agustus lalu. Mantan wali kota Solo itu mengatakan bakal mengundang tokoh Papua dan Papua Barat usai gejolak di Bumi Cendrawasih itu.

Jokowi mengaku ingin membicarakan masalah percepatan kesejahteraan di Tanah Papua.

"Mengundang para tokoh dari Papua dan Papua Barat baik tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama ke Istana, bicara masalah percepatan kesejahteraan di Tanah Papua," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/8).

Sementara itu, Kelompok Masyarakat Sipil Papua meminta Jokowi berunding dengan tokoh Gerakan Bersatu Pembebasan Papua Barat (ULMWP) Benny Wenda. Koalisi menilai perundingan dilakukan guna membahas penyelesaian masalah di Papua.

Aktivis HAM dari Timika, Adolfina menyebut Benny Wenda merupakan tokoh yang paling tepat dan mengerti masalah yang dihadapi orang Papua.

"Kalau bisa, Presiden Joko Widodo minta Benny Wenda hadir dan melakukan negosiasi dan juga bicara dengan rakyat. Bukan dengan tokoh-tokoh atau elite," kata Adolfina saat ditemui CNNIndonesia.com di Jakarta, Senin (9/9).

Koalisi kata dia, menegaskan tidak ada kontak dengan Benny Wenda. Namn Adolfina menyebut fakta di lapangan, rakyat lebih memilih kenapa tidak Benny Wenda saja yang bicara mengatasnamakan orang Papua.

"Jadi orang Papua sudah yakin dia adalah presidennya orang Papua yang bisa bertanggung jawab. Itu Benny Wenda, bukan saya buat-buat, bukan saya akal-akal," tutur Adolfina.

[Gambas:Video CNN] (arh)