Yang Membekas di Benak Adik Kandung Habibie

CNN Indonesia | Rabu, 11/09/2019 22:53 WIB
Yang Membekas di Benak Adik Kandung Habibie Mantan Presiden Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie (AFP PHOTO / UPALI ATURUGIRI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Adik kandung Bacharuddin Jusuf Habibie, Sri Soedarsono mengungkapkan bahwa kakaknya meninggal dunia ketika seluruh anggota keluarganya telah berkumpul. Termasuk cucu Habibie yang tinggal di Amerika Serikat.

Presiden ke-3 Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal di RSPAD Gatot Soebroto pada pukul 18.05 WIB, Rabu (11/9).

"Yang membekas itu bahwa dia [Habibie] menunggu sampai semua datang. Anaknya baru datang, lalu cucu-cucunya datang. Termasuk cucu yang laki-laki di Amerika," kata Sri di depan pintu masuk-keluar pengunjung Paviliun Kartika RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9).


Banyak kenangan yang menempel di ingatan Sri. Dia sulit untuk mengungkapkannya. Yang pasti, menurut dia, Habibie adalah kakak yang mencurahkan perhatian dan kasih ke adik-adiknya.

"Susah kalau dijelaskan. Semua itu... Bapak itu selalu mendorong, yang memberikan semangat kepada kita. Itu beliau. Perhatiannya, kepada adik-adiknya," kata anak ke-6 dari delapan bersaudara itu.

Sri terakhir kali berkomunikasi dengan Habibie pada pekan lalu. Selebihnya ia hanya menemani sang kakak yang terbaring di ruang khusus Cerebro Intensive Unit Care (CICU).

Sepanjang tiga hari belakangan, Habibie disebut tak lagi mampu berbicara. Beberapa komunikasi dilakukan menggunakan bahasa isyarat atau gestur tubuh.

BJ Habibie tutup usia pada 83 tahun. Habibie meninggalkan dua anak, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Sementara istrinya, Hasri Ainun Besari telah meninggal dunia pada 2010 di Jerman.

Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof. dr. menyebut Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

"Dalam perawatan sekarang diperlukan pengobatan yang komprehensif, mencakup berbagai gangguan organ yang terjadi," kata Azis dalam keterangan tertulis, Senin lalu (9/9)

Pemerintah lalu menetapkan berkabung nasional selama tiga hari sampai Sabtu (14/9).

"Jadi kita menetapkan berkabung nasional selama tiga hari. Jadi nanti (hari ini) sampai tanggal 14 September," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno, di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.
[Gambas:Video CNN] (ika/bmw)