Jenazah Fuad, ditutup kain berwarna hijau, dan diangkut menggunakan Ambulans RSUD dr Soetomo, dari Graha Amerta, Surabaya, Senin (16/9).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang bertakziah, mengungkapkan bahwa jenazah Fuad akan dimakamkan di Bangkalan, Selasa (17/9), besok pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rencana (dimakamkan) pukul 10.00 WIB, karena ada salah satu putri beliau yang flight pagi dari Singapura," kata Khofifah.
Tak hanya itu, secara pribadi, dirinya mengaku mengenal Fuad sudah sejak lama, dan seringkali menjalin komunikasi.
"Saya mengenal beliau cukup lama, termasuk mengenal ayahanda (Amin Imron) beliau dulu bersama-sama di DPR dan seterusnya. Kita sebetulnya punya komunikasi cukup lama," kata dia.
Bahkan, kedekatan dengan keluarga Fuad itu, membuat Khofifah diangkat menjadi kakak angkat Latif. Ia menyebutkan komunikasi terakhirnya dilakukan 2 bulan lalu.
"Saya sampaikan bahwa pesannya Kiai Fuad, saya diminta menjadi kakak asuh membimbing. Tadi saya sampaikan Bupati Bangkalan. Terkahir dua bulan yang lalu, saya ditelepon dengan kalimat yang sama," katanya.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Humas RSUD Dr Soetomo Dr Pesta Parulian. Ia menyebutkan Fuad sudah dirawat di Graha Amerta RSUD dr Soetomo sejak Sabtu (14/9) lalu.
"Benar dirawat di Graha Amerta sejak tanggal 14 September 2019 pukul 16.05. Dugaan serangan jantung," kata Pesta saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (16/9).
[Gambas:Video CNN] (frd/ain)