Pantauan CNNIndonesia.com, polisi bersama petugas jasa marga membuka barrier atau pembatas jalan di tol dalam kota, tepatnya di depan Polda Metro Jaya. Hal itu untuk mempermudah kendaraan berputar balik.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir mengatakan, pihaknya menutup tol dalam kota dua arah dari dan menuju Slipi. Menurutnya penutupan karena kericuhan antara ratusan pelajar dan kepolisian masih berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Massa Lempari Polisi dengan Batu Rel Kereta |
Kericuhan bermula dari sekitar pukul 14.30 WIB. Hingga kini massa masih terlihat beberapa kali melempari aparat dengan berbagai benda seperti batu dan botol. Tindakan itu dibalas dengan beberapa kali tembakan gas air mata.
Diduga para pelajar yang berbuat ricuh ini merupakan pelajar yang siang tadi sempat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR. Namun dari segi jumlah lebih banyak dari yang berdemonstrasi siang tadi.
Saat unjuk rasa di depan Gedung DPR, mereka sempat diamankan dan didata polisi. Ketika ditanya, banyak dari mereka yang hanya ikut-ikutan demonstrasi ke Jakarta. Bahkan mereka juga tidak tahu apa itu RKUHP yang mereka protes.
[Gambas:Video CNN] (dis/osc)