Hal itu tercantum dalam surat edaran yang disebar oleh Dinas Pendidikan Surabaya, ke seluruh Kepala Sekolah TK, SD, SMP, MTs baik negeri maupun swasta, di Surabaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya, bu wali kota mengambil keputusan untuk sementara anak-anak dirumahkan, belajar di rumah," kata Fikser, melalui sambungan telepon, Rabu.
Kendati demikian, kata Fikser, siswa-siswa bukan berarti bisa libur sepenuhnya. Ia mengatakan sekolah diwajibkan tetap memberikan tugas tambahan kepada murid-muridnya untuk dikerjakan di rumah.
"Mereka tidak sekolah, mereka bukan tidak belajar, mereka tetap belajar dapat tugas sekolah tapi dikerjakan di rumah," ujarnya.
Massa dari elemen mahasiswa dari pelbagai universitas dan masyarakat sipil di Kota Surabaya bakal menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Jawa Timur, hari ini. Aksi digelar sebagai bentuk protes terhadap sejumlah rancangan undang-undang seperti RKUHP, RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, dan Revisi Undang Undang KPK.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga Surabaya, Agung Tri Putra, mengatakan aksi tersebut bakal diikuti oleh sejumlah BEM kampus seperti ITS, UINSA, dan Universitas Trunojoyo.
Agung menambahkan aksi ini juga diikuti oleh sejumlah organisasi mahasiswa ekstra kampus dan kelompok masyarakat sipil prodemokrasi lainnya. Ia yakin jumlah massa bakal mencapai ribuan orang.
[Gambas:Video CNN] (frd/wis)