Sempat Kritis, Mahasiswa Al-Azhar Sudah Bisa Berkomunikasi

CNN Indonesia | Kamis, 26/09/2019 10:20 WIB
Sempat Kritis, Mahasiswa Al-Azhar Sudah Bisa Berkomunikasi Ilustrasi mahasiswa terluka dalam demo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rumah Sakit Pelni menyatakan mahasiswa Universitas Al-Azhar Indonesia yang mengalami luka berat saat ikut demo mahasiswa di gedung DPR, Selasa (24/9), Faisal Amir, sudah membaik kondisinya dan mulai dapat berkomunikasi.

Direktur RS Pelni Dewi Fankhuningdyah menyebut Faisal masih mendapatkan perawatan di ruang ICU.

"Sudah bisa ditanyakan nama. Cukup baik sih saya nilai kesadarannya," kata Dewi di RS Pelni, Jakarta, Kamis (25/9).


Kendati demikian, tim medis masih melakukan pengawasan yang cukup intensif untuk memantau keadaan Faisal. Belum dapat dipastikan waktu Faisal dapat masuk dalam masa pemulihan.

Ia pun berharap agar tidak ada tindakan intensif dan Faisal dapat dipindahkan ke ruang rawat biasa.

"Masih dalam observasi, sejauh ini semoga tidak ada tindakan intensif lagi yang diperlukan," jelasnya.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat dipindahkan dulu ke ruang rawat biasa, kemudian pemulihan, dan bisa pulang rawat jalan," tambahnya.

Sebelumnya, Dewi menerangkan, tim medis telah berhasil melakukan operasi sekitar tiga sampai empat jam kepada Faisal. Operasi dilakukan akibat pendarahan kepala bagian belakang, selain itu, mahasiswa Al-Azhar ini juga menjalani stabilisasi tulang bahu sebelah kanan yang sempat patah.

Ia sendiri tak bisa memastikan penyebab luka yang diderita Faisal itu.

[Gambas:Video CNN]
(mjo/arh)