Setibanya para siswa sekitar pukul 11.00 WITA, mereka sudah diadang oleh anggota polisi lalu lintas karena tidak menggunakan helm pengaman.
"Mereka diambil karena melanggar peraturan lalu lintas, tidak pakai helm. Saat digeledah, ditemukan banyak busur. Selain itu, mereka juga berkeliaran di luar sekolah saat masih jam belaja," ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Wahyu Dwi Ari wibowo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Farhan, (16), salah seorang di antaranya mengaku hendak berunjuk rasa memprotes sejumlah RUU karena sukarela, tidak ada yang mengkoordinir termasuk organisasi sekolahnya.
Farhan dkk juga termasuk kelompok yang diangkut ke Mapolda Sulsel dengan menggunakan bus.
Pukul 12.49 WITA, ratusan siswa berseragam putih abu-abu, batik, putih biru menghampiri fly over. Mereka berjalan kaki. Mulai dari berlompatan hingga berlari kecil mereka mendekati kantor DPRD Sulsel.
Sejumlah anggota Brimob yang mereka lintasi tidak bereaksi, hanya memperhatikan hingga para siswa ini semakin dekat dengan kantor DPRD Sulsel yang dilindungi kawat barrier.
Menyusul para siswa ini, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mulai berdatangan. Siswa dan mahasiswa bercampur. Berganti-gantian orasi. Salah seorang anggota Polwan mencoba bujuk para pelajar agar pulang tapi mereka tak menyahut.
[Gambas:Video CNN] (ain/svh/ain)