Pernyataan itu merespons foto pertemuannya dengan Anies dan dikaitkan dengan foto berisi laporan tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan Anies. Dugaan tindak pidana korupsi yang dimaksud terkait dana Frankfurt Book Fair sebesar Rp146 miliar saat Anies menjabat sebagai Mendikbud.
"Kalau dengan Pak Anies, Pak Anies tidak ada masalah di KPK, tidak pernah ada penyelidikan terkait dengan hal yang berhubungan dengan Pak Anies," ujar Novel di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (9/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Novel mengungkit laporan terhadap Presiden Joko Widodo terkait pengadaan bus Transjakarta pada 2013 silam. Kala itu, Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur.
"Di KPK ada tahapan. Kalau pelaporan itu di bawah kedeputian PIPM, saya di Deputi Penindakan Direktorat Penyidikan," tutur Novel.
"Dan apabila nanti kalau ada dugaan perkara tindak pidana korupsi dengan kualifikasi sesuai dengan kewenangan KPK, kemudian dilakukan penyelidikan, dan kemudian proses itu seterusnya," lanjutnya.
Pertemuan dengan Anies sendiri diungkapkan Novel terjadi pada tahun 2017 di Singapura. Pertemuan terjadi saat dirinya tengah menjalani perawatan wajah usai disiram air keras.
Saat itu Anies tengah menjenguk di kamar perawatan. Kemudian mereka menjalankan salat berjamaah di masjid terdekat dari rumah sakit.
Hubungan kekerabatan Anies dan Novel Baswedan menjadi isu miring. Sejumlah perbincangan di media sosial menyebut ada kasus Anies di KPK namun tidak dilanjutkan karena faktor Novel Baswedan sebagai penyidik di lembaga antirasuah.
[Gambas:Video CNN] (ryn/bmw)