"Untuk Pak Wiranto ada dua tusukan di perut," katanya ketika ditemui di RSUD Berkah Pandeglang, dilansir dari Antara.
Ia menyatakan, selain Wiranto petugas medis juga menangani tiga orang lain yang juga terkena tusukan, yakni ajudan Wiranto, Kapolsek Menes dan seorang pegawai Universitas Mathla'ul Anwar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara tiba-tiba langsung menyerang/menusuk kebagian perut Jenderal TNI (Purn) Wiranto (Menko Polhukam) dengan sajam berupa gunting secara membabi buta," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Kamis (10/10).
[Gambas:Video CNN]
Kepolisian menduga pelaku penyerangan terhadap Wiranto terpapar jaringan ISIS. Pelaku menyerang dengan menggunakan senjata tajam.
Dedi mengatakan penusukan itu terjadi saat ada warga yang meminta salaman dengan Wiranto.
Wiranto, katanya, saat ini sudah dibawa ke RSUD Pandeglang.
Menurutnya, tersangka yang diduga terpapar ideologi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) itu melakukan upaya serangan beberapa kali. Yakni, saat sebelum dan sesudah diamankan.
"Begitu srek mau menyerang diamankan, terus nyerang lagi kapolsek," ucap dia.
(ain)