JK menyebut sudah ada prosedur operasional standar aparat keamanan selalu menjaga keamanan pejabat negara.
"Kita sendiri sudah mengetahui memang kepolisian, Densus, dan BIN itu memang selalu memperingatkan adanya gejala-gejala itu," kata JK usai menjenguk Wiranto di RSPAD, Jakarta, Kamis (10/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan ini, kata JK, menunjukkan kelompok radikal masih bebas berkeliaran di Indonesia.
"Ya tentu tidak disangka gitu kan, karena ini pertama kali ada orang yang mencederai pejabat dengan tikaman," tutur dia.
Lebih lanjut, JK tak sepakat jika ada anggapan serangan ini akan memengaruhi pelantikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober mendatang.
"Saya kira tidak [berpengaruh ke pelantikan]. Mudah-mudahan ini selesai operasi, beliau (Wiranto) akan menjawab, insyaallah dapat sembuh kembali," ujarnya.
Mantan Ketua Umun Partai Hanura itu kemuduan dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang sebelum dilarikan ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
(dhf/arh)